Keutamaan Hijrah, Momentum Tahun Baru Islam
Hari Besar Islam secara budaya yang merupakan bagian dari media dakwah
Konsep hijrah Nabi Saw tidak identik dengan perjalanan eksodus yang mengisyaratkan kekalahan adan kepasrahan.
Hijrah bukan semata hanya transformasi secara fisik atau mobilitas dari suatu tempat ke tempat lain. Tapi bertransformasi dari yang buruk menuju yang baik, dari yang baik menuju yang lebih baik.
Dalam khazanah klasik umat Islam kita bisa menemukan para ulama dari generasi ke generasi yang hijrah mengembara dalam mencari ilmu dari satu kota ke kota lain demi menemui Masyayikh dan maha guru. Seperti Irak, Iran, Suriah, Mesir, Yaman, dan lain sebagainya.
Baca juga: Psikologi Hijrah
Dikisahkan, Abu Ayyub Al Anshari, sahabat Nabi Saw harus menempuh perjalanan dari Madinah ke Mesir yang jaraknya ribuan kilometer, memerlukan 1 bulan lebih perjalanan dengan unta. Perjalanan dilakukan untuk menemui seorang sahabat Nabi Saw, Uqbah bin Amir hanya untuk menanyakan satu hadis nabi saja dari orang yang mendengar hadis itu langsung dari Rasulullah Saw.
KH. Ahsin Sakho menegaskan, semua ilmu keislaman yang kita temui hari ini adalah hasil perjuangan hijrah para ulama terdahulu.
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______

