Ketika Seorang Sufi Berbisnis
Sufi kerap dibayangkan sebagai seorang yang berpenampilan sederhana
“Bukankah sangat mudah memperoleh keuntungan yang banyak dari menipu pelanggan, memotong gaji karyawan, memaksa mereka bekerja dua kali lebih keras, atau memperbudak mereka?” tanya Muhaiyaddeen.
Tentu saja amat mudah. Tapi seorang sufi pasti tidak akan melakukan itu. Mereka tahu hak dan kewajibannya. Tahu bagaimana memenuhi pekerjaannya, memenuhi hak karyawannya, serta memberikan harga yang pantas untuk para pelanggannya.
Menjalankan bisnis dengan cinta, keadilan dan kebijaksanaan
Tanpa bisnis tentu seseorang tak bisa memperoleh kebutuhan sandang, pangan, dan kebutuhan hidup lainnya.
Sejatinya apabila bisnis dijalankan dengan cinta, keadilan, kebijaksanaan, profesionalitas, serta keimanan kepada Tuhan semata, bukan pada dunia, maka bisnis akan berujung kesuksesan di dunia maupun di akhirat.
“Dengan demikian, bisnis akan menjadi rahmat yang besar bagi seluruh umat manusia,” kata Muhaiyaddeen.
Baca juga: 3 Cara Silaturahmi Saat Kamu Tidak Bisa Mudik
Jadilah yang Terdepan
Bahkan sang sufi itu berpesan, “Jadilah yang pertama dan terdepan di bidang bisnis yang engkau geluti, jalani dengan cinta dan keadilan. Jika engkau melakukannya demikian, maka itu akan menguntungkan bagimu dan semua orang. Jangan malas. Belajarlah dengan benar.”
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______

