Kekuatan Dakwah Tarekat Berbasis Teknologi
Pandemi percepat dakwah digital; tarekat harus adaptif manfaatkan teknologi
Kajian-kajian yang diunggah ke berbagai kanal seperti youtube, facebook dan instagram pesat berkembang. Bahkan TQN Center Jakarta di masa awal pandemi membuat program TQNPreneur. Selama hampir 2 bulan 70 ikhwan dan akhwat yang mendaftar mengikuti program mencetak pelaku bisnis dalam sebuah open-source learning platform, moodle.
Dakwah tarekat tidak hanya bicara masalah amaliah dzikir, shalat dan puasa. Lebih jauh tarekat berkontribusi aktif menyelesaikan tantangan umat baik ekonomi, politik, pendidikan dan sebagainya.
Sosial media bisa digunakan untuk mengumpulkan yang terserak. Contohnya TQN Mesir. Setelah eksis di sosmed, mahasiswa-mahasiswa Indonesia yang telah bertarekat maupun yang berminat bertarekat di Mesir akhirnya bisa berkumpul. Kini, mereka telah mengembangkan kepengurusan dan aktif menginformasikan aktivitasnya.
Pandemi Covid-19 mampu mempercepat adopsi layanan dakwah digital. Awalnya banyak orang yang terpaksa, kini menjadi terbiasa. Tarekat akan berkembang secara masif jika para aktivis dakwahnya mampu memanfaatkan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. []
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______

