Istiqamah Terhadap Kemursyidan (Bagian 1)

KH. Shohibulwafa Tajul Arifin, mursyid TQN yang membimbing murid wushul pada Allah

Ketika telah menerima talqin dzikir dari beliau, sejatinya kita telah berjanji setia kepada Allah Swt. Dalam surat Al-Fath (48) ayat 10 Allah Swt berfirman,

إِنَّ ٱلَّذِينَ يُبَايِعُونَكَ إِنَّمَا يُبَايِعُونَ ٱللَّهَ يَدُ ٱللَّهِ فَوْقَ أَيْدِيهِمْ ۚ فَمَن نَّكَثَ فَإِنَّمَا يَنكُثُ عَلَىٰ نَفْسِهِۦ ۖ وَمَنْ أَوْفَىٰ بِمَا عَـٰهَدَ عَلَيْهُ ٱللَّهَ فَسَيُؤْتِيهِ أَجْرًا عَظِيمًۭا

Bahwasanya orang-orang yang berjanji setia kepada kamu sesungguhnya mereka berjanji setia kepada Allah. Tangan Allah di atas tangan mereka, maka barangsiapa yang melanggar janjinya niscaya akibat ia melanggar janji itu akan menimpa dirinya sendiri dan barangsiapa menepati janjinya kepada Allah maka Allah akan memberinya pahala yang besar.

Baca juga: Peran Rasulullah Saw yang Dilanjutkan Guru Mursyid

Tugas kita adalah memegang teguh janji setia kepada guru mursyid tersebut yang diwujudkan dalam sikap istiqamah. []


Sekarang traktir Tim TQNNEWS gak perlu ribet, sat-set langsung sampe!
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______
Rekomendasi