Agar Dakwah TQN Lebih Efektif dan Efisien

Di era globalisasi, dengan dukungan ilmu pengetahuan dan teknologi, Lembaga Dakwah Tarekat Qadiriyah Naqsyabandiyah (LDTQN) Pondok Pesantren Suryalaya bisa bekerja lebih efektif dan efisien.

Efektif artinya berhasil dan memiliki efek atau pengaruh, sedangkan efisien punya arti tepat atau sesuai menghasilkan sesuatu (dengan tidak membuang-buang waktu, tenaga, biaya) atau mampu menjalankan tugas dengan tepat dan cermat; berdaya guna; bertepat guna.

“Dakwah TQN itu dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien, tentu memerlukan perencanaan yang sesuai dengan tuntutan zamannya,” tulis Dr. Muhamad Kodir, M.Si., dikutip dari ldtqn.or.id.

Perencanaan dalam dakwah TQN, menurut Ketua Umum LDTQN tersebut, memiliki nilai yang sangat penting. Bahkan dikatakan oleh beberapa ahli, perencanaan yang baik merupakan 50 % keberhasilan. Analisis tentang era globalisasi dan tantangannya, dapat dijadikan bahan untuk melakukan perencanaan dakwah TQN.

Baca juga: 8 Pendekatan Dakwah Untuk Kkaum Millennial dan Centennial

Setelah rencana (Planning) dakwah TQN ini terwujud, lanjutnya, perlu dilanjutkan pada tahapan berikutnya dalam manajemen dakwah TQN yaitu pengorganisasian (Organiting), yang berupa langkah mempersiapkan semua sumber daya untuk dakwah (6 M: Man, Money, Material, Method, Machine, & Market). (Muchtarom,1996).

Setelah seluruh rencana dan persiapan sudah matang, maka lakukan eksekusi (Actuiting), yang dibarengi dengan kontrol dan evaluasi (Controlling) terhadap pelaksanaan dakwah TQN tersebut.

Wakil Rektor IAILM Suryalaya itu menambahkan, dalam konteks Ilmu Dakwah, terdapat unsur-unsur dakwah TQN demi berhasilnya dakwah yang efektif dan efisien sebagai berikut:

Pertama, Subjek dakwah (da’i), diantaranya mursyid, wakil talqin, muballigh, guru/dosen/ustadz dan lain-lain.

Kedua, Objek dakwah (mad’u) dalam hal ini ialah muslim (ikhwan dan yang belum ikhwan) dan yang belum muslim. Mad’u ini terdiri dari berbagai kalangan atau lapisan sosial, berbagai profesi, dan semua usia di seluruh dunia, yang masing-masing memiliki ciri khas yang perlu diperhatikan.

Baca juga: Apa yang Dimaksud Dengan Dakwah TQN

Ketiga, Materi atau pesan, materi dakwah dalam TQN Suryalaya meliputi nilai-nilai TQN (teoritik dan praktik).

Keempat, Metode, sampai saat ini metode yang biasa digunakan oleh TQN Suryalaya berupa ceramah, kuliah, diskusi, pengajaran, kajian kitab, nasehat, memberi contoh dan lain sebagainya.

Kelima, Media, begitu banyak media yang digunakan oleh TQN Suryalaya dalam berdakwah. Yang di antaranya melalui pendidikan formal, pendidikan non-formal, media elektronik (radio, televisi, dan internet), media cetak (buku, majalah, jurnal, buletin, dll).

Keenam, yang termasuk kedalam unsur-unsur dakwah TQN Suryalaya adalah Tujuan, yaitu mewujudkan tata kehidupan yang sesuai dengan nilai-nilai TQN. (Tesis penulis: 2005).

Rekomendasi