Ilmu Tanpa Amal Bagaikan Jasad Tanpa Ruh
Sebagaimana disampaikan Imam Ghazali dalam kitab Ayyuhal Walad
Berbeda dengan para ahli filsafat, kita belajar ilmu sebagai wasilah untuk mendekat pada Allah (taqarrub ila Allah). Dan kita tidak sampai kepada Allah kecuali dengan ilmu dan amal.
Oleh karenanya jangan hanya senang dengan kalam hukama (ucapan ahli hikmah), atau qaulul ulama’ (ucapan ulama). Karena ilmu tanpa amal bagaikan jasad tanpa ruh. Amal tanpa ilmu tidak diterima karena ada kebodohan di dalamnya.
Kitab sungguh tidak bisa memberikan manfaat dengan ilmu yang ada di dalamnya. Lalu siapa yang bisa memanfaatkan ilmu yang di dalamnya? Dia yang membaca dan mengkajinya. Dia yang mengamalkannya.
Ilmu tanpa amal ibarat pohon tanpa buah.
Baca juga: Jangan Sembarang Mengaku Sufi, Tasawuf Itu Ilmu dan Amal
Apa faidahnya buah jeruk kalau tidak berbuah jeruk? Ada sebuah ungkapan, penuntut ilmu yang tidak mengamalkan ilmu yang dipelajarinya, maka ilmu itu akan menjadi pengkritiknya yang menyebabkan ia celaka pada hari kiamat nanti.
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______

