Empat Masjid Terapung Ikonik Yang Patut Dikunjungi
Selain sebagai tempat untuk menyebarkan nilai-nilai etis, masjid juga punya nilai estetis
Uniknya masjid dua tingkat ini menggunakan keramik dan lampu yang berasal dari Turki. Terdapat 12 pilar yang merujuk pada tanggal lahir Nabi Muhammad Saw.
Keunikan lain, masjid ini memiliki empat pilar utama yang menjadi simbol dari empat sahabat dari Rasul dan melambangkan empat kesultanan yang ada di Maluku Utara, yaitu Kesultanan Jailolo, Kesultanan Bacan, Kesultanan Ternate, dan Kesultanan Tidore.
Masjid Oesman Al Khair
Masjid terapung ini berlokasi di Kota Karang, Kelurahan Sutra, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat. Masjid ini dibangun di atas laut, dengan tiang pancang 23 meter.

Masjid ini tergolong megah. dengan luas 2500 meter persegi, kapasitas masjid ini bisa menampung sampai 5 ribu jamaah.
Baca juga: Masjid Beradaptasi Masjid Bertransformasi
Desain bangunannya terinspirasi dari arsitektur masjid di Arab Saudi dan dipadukan dengan gaya masjid khas Maroko. Masjid ini memiliki sembilan kubah dan empat menara di sekelilingnya.
Keunikan lainnya, terdapat kaligrafi di dinding masjidnya yang didesain langsung oleh Imam Masjid Agung Yogyakarta.
Masjid Amahami
Masjid ini berlokasi di Jalan Sultan Muhamad Salahuddin, Belo, Bima, Nusa Tenggara Barat. Selain berdesain unik, masjid ini bermakna bagi masyarakat Bima.

Masyarakat Bima dikenal dengan filosofi kepemimpinan Nggusu Waru dan Uma Lengge. Kedua unsur tersebut kemudian diwujudkan dalam rancangan dasar masjid terapung yang dipadukan dengan desain bintang Al-Quds yang terkenal dalam ajaran Islam.
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______

