Dua Amaliah Yang Mesti Diintensifkan di Bulan Ramadhan
Ramadhan saat tepat tingkatkan ibadah dan sedekah, wujudkan cinta Allah dan sesama
Seakan beliau hendak berkata, bahwa ibadah ritual dan ibadah sosial mesti berjalan beriringan dan seimbang. Hubungan yang baik dengan Allah Swt diaplikasikan dalam hubungan yang baik dengan sesama.
Ibadah ritual yang tidak berbuah ibadah sosial bahkan dikecam di dalam Al Qur’an, sebagaimana digambarkan dalam surah al Ma’un. Itu sebabnya amaliah TQN bukan hanya dzikir, khataman, manakiban (DKM) tapi juga Tanbih dan untaian mutiara.
Pangersa Abah Anom secara gamblang menyebut, “perbanyaklah sedekah”. Ini berarti setiap ikhwan punya potensi untuk bersedekah sesuai kemampuan. Sedekah sifatnya lebih fleksibel, karena bisa berupa harta, ilmu, tenaga, dan akhlak yang baik.
Senyummu kepada saudaramu merupakan sedekah, kamu berbuat ma’ruf dan melarang dari kemungkaran juga sedekah, kamu menunjukkan jalan kepada orang yang tersesat juga sedekah, kamu menuntun orang yang berpenglihatan kabur juga sedekah, menyingkirkan batu, duri dan tulang dari jalan merupakan sedekah, dan kamu menuangkan air dari embermu ke ember saudaramu juga sedekah. (HR. Tirmidzi).
Baca juga: Pesan Abah Anom Agar Pengamal TQN Belajar Ilmu Keislaman
Memperbanyak sedekah juga merupakan anjuran nabi Saw. Bahkan beliau digambarkan sebagai orang yang kedermawanannya melebihi dari pada angin yang berhembus. Rasulullah Saw adalah orang yang paling murah hati. Dan lebih dermawan lagi, terutama pada bulan Ramadhan (HR. Bukhari dan Muslim).
Dari Anas bin Malik ra: Sedekah apa yang paling utama? Nabi Saw menjawab; sedekah di bulan Ramadhan. (HR. Tirmidzi).
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______

