Dua Amaliah Yang Mesti Diintensifkan di Bulan Ramadhan

Ramadhan saat tepat tingkatkan ibadah dan sedekah, wujudkan cinta Allah dan sesama

Al Imam Ibrahim An-Nakha’i (w 96 H), seorang ‘alim faqih shaleh ternama dari generasi tabi’in yang merupakan murid utama Ibnu Mas’ud dan di antara guru utama Imam Abu Hanifah, bertutur:

“Berpuasa satu hari pada Bulan Ramadhan lebih baik dari berpuasa seribu hari (pada bulan-bulan lainnya). Membaca tasbih satu kali pada Bulan Ramadhan lebih baik dari membaca tasbih seribu kali (pada bulan-bulan lainnya). Mengerjakan satu rakaat shalat pada bulan Ramadhan lebih baik dari mengerjakan seribu rakaat shalat (pada bulan-bulan lainnya)”. Demikian diambil oleh Dr. Aep Saepuloh Darusmanwiati, MA dari kitab Lathaiful Ma’ārif Fîmā Limawāsim al-‘Ām Minal Wazhāif, karya al-Hafizh Ibnu Rajab al-Hanbali.

Jika pesan pertama lebih terkait dengan ibadah secara ritual atau ibadah mahdhah. Pesan kedua yang disampaikan beliau, justru berkenaan dengan ibadah ghairu mahdhah. “kita harus saling membantu dan menyayangi dengan sesama”.

Baca juga: Rutinitas Pangersa Abah Anom Jelang Buka Puasa

وَاللَّهُ فِي عَوْنِ الْعَبْدِ مَا كَانَ الْعَبْدُ فِي عَوْنِ أَخِيهِ

Allah akan menolong hamba-Nya selama hamba tersebut menolong saudaranya. (HR. Muslim).

ارْحَمُوا مَنْ فِي الْأَرْضِ يَرْحَمْكُمْ مَنْ فِي السَّمَاءِ

Sayangilah orang yang ada di bumi, niscaya yang di langit menyayangimu. (HR. Tirmidzi).

Penyusun Kitab Miftahus Shudur hendak menyeimbangkan amaliah yang mesti ditingkatkan tatkala di bulan Ramadhan sebagai upaya pembiasaan.


Sekarang traktir Tim TQNNEWS gak perlu ribet, sat-set langsung sampe!
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______
Rekomendasi