Bagaimana Hakikat Taubat Menurut Pangersa Abah Anom?

Hakikat taubat ialah mengagungkan perintah Allah dalam segala keadaan

Saat ada seorang penjudi yang kalah taruhan hingga pulang bertelanjang dada dan hanya memakai celana pendek lewat di depan madrasah, Abah Anom ra memanggilnya. Orang tersebut dihidangkan makanan hingga kenyang. Setelah itu, Abah Anom ra memberinya baju bagus lengan panjang, sarung, dan sebagainya.

Penjudi ini menolak. “Abah, saya mah enggak shalat.”

“Abah ngasih ini bukan nyuruh shalat. Pakai dan bawa biar enggak dingin.”

Orang tersebut tersentuh, mengajak isterinya untuk talqin dan menjalani hidup dengan lebih baik. Peristiwa seperti itu mungkin terjadi pada siapapun. Rutenya, mengagungkan perintah Allah sebagai pengamalan hakikat taubat, lalu menyayangi makhluk Allah, Insya Allah. Wallahu a’lam. []

Oleh: Rojaya (Ketua Divisi Kajian dan Literasi Tasawuf DPP LDTQN Pondok Pesantren Suryalaya)


Sekarang traktir Tim TQNNEWS gak perlu ribet, sat-set langsung sampe!
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______
Rekomendasi