Amalkan Tanbih, Seratus Penyandang Disabilitas Ikuti Seminar dan Terima Santunan
Kegiatan yang dihelat di Masjid al Mubarak (TQN Center) pada Selasa (07/12)
Dalam seminar sesi pertama, Dr. H. Ali Fikri Noor menyampaikan bagaimana akhlak baginda Nabi Muhammad Saw yang sangat mulia. Rektor Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin Darul Hikmah menilai bahwa akhlak Rasulullah Saw harus dicontoh oleh para pemimpin.
“Jika hendak duduk bersama Nabi Saw, para shiddiqin, syuhada dan shalihin, maka pemimpin harus selalu dekat dengan rakyat lemah,” ujarnya.
Baca juga: Sehari Bersama Hatam 30 Disabilitas Netra Berhasil Menghafal Surat al Muzzammil
Ada lima akhlak Nabi Muhammad Saw yang dikemukakan oleh alumni International Islamic University Islamad Pakistan tersebut.
Pertama, rajin melakukan silaturahim. Kedua, bersedia memikul beban orang lain yang lemah. Ketiga, menjamu dan memuliakan para tamu. Keempat, memberi lowongan pekerjaan kepada yang membutuhkan serta meningkatkan kesejahteraan orang lain. Kelima, selalu bahu membahu dan bekerja sama memperjuangkan kebenaran dan keadilan.
“Seorang muslim hidupnya bukan hanya untuk kepentingan dunia. Tetapi bagaimana harta, ilmu, pangkat, dan jabatan digunakan untuk mengagungkan agama Allah dan persiapan menuju alam akhirat,” pungkasnya.
Baca juga: Ingin Menghafal Quran Ditengah Kesibukan yang Padat Coba Aplikasi Hatam
Ustadz H. Abdul Latif, SE, MA, menjadi narasumber pada sesi kedua setelah sesi shalat dzuhur dan makan siang. Founder HATAM tersebut menceritakan perjalanan dakwah Nabi Saw dari sejak fase Makkah hingga hijrah di Madinah.
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______


