Ajengan Citungku: Tarekat Sufi Ilmu Yang Paling Mulia
Baik buruknya amal itu bukan hanya ditentukan secara amal lahiriahnya saja
Semua orang mendambakan husnul khatimah. Tetapi baik buruknya amal itu bukan hanya ditentukan secara amal lahiriahnya saja tapi juga sisi batinnya. Karena Allah Swt memeriksa dan memperhatikan qalbu hamba-Nya.
Sesungguhnya Allah tidak melihat rupamu, tidak pula hartamu, akan tetapi Dia melihat qalbumu dan amalanmu. (HR. Muslim).
Hadis ini menurut ulama, adalah perintah untuk memperbaiki qalbu dan amalannya. Ketaqwaan pun demikian, tidak dapat diraih hanya dengan mengandalkan amalan fisik lahiriah. Justru ketaqwaan itu tergantung apa yang berlaku dalam qalbu, seperti mengagungkan Allah, khasyah kepada Allah, muraqabah (senantiasa merasakan kehadiran dan diawasi Allah). Itu sebabnya dalam hadis riwayat Imam Muslim, Rasulullah Saw menyebut bahwa taqwa itu di sini (sambil mengisyaratkan ke dadanya).
Baca juga: Tarekat Metode Mengobati Penyakit Munafik
Maka ketika menerangkan apa yang menjadi topik utama dalam tarekat sufi adalah perihal penyucian qalbu. Penulis Bidayatus Salikin ini mengatakan,
Yakni aneka aktivitas qalbu dan panca indera dalam hal penyucian dan penjernihan.
Dengan demikian apa yang menjadi garapan ilmu amatlah penting sebagaimana diajarkan Rasulullah Saw untuk memperhatikan qalbu dan membersihkannya. Bukan hanya itu, murid dari Pangersa Abah Anom ini juga menulis bahwa buah dari ilmu ini adalah:
Buahnya adalah penjernihan qalbu, ma’rifat kepada Allah SWT (‘Allamul Ghuyub) dalam rasa dan hati nurani, keselamatan di akhirat, mencapai keridhaan Allah, mencapai kebahagiaan abadi, dan mencerahkan dan mensucikan qalbu sehingga tersingkap padanya hal-hal yang jelas dan menyaksikan kondisi-kondisi yang menakjubkan. []
#ajengancitungku #tarekat #sufi
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______

