Wejangan Abah Anom, Pentingnya Memelihara Karamah
Sebagian hal yang membahayakan bagi seorang murid ialah ia menuntut adanya mukasyafah
Dalam wejangannya itu juga, Pangersa Abah ingin menekankan kepada para murid dan kaum mukminin pada umumnya, bahwa karena Allah Swt telah memberikan karamah kepada manusia, maka karamah bukan lah sesuatu yang mesti dicari atau diupayakan. Sebab tak jarang orang menjadi salah niat dalam beribadah atau tertipu dalam menjalankan amaliah. Hal ini juga menegaskan bahwa kita semestinya bersyukur pada Allah Swt atas berbagai kemuliaan yang telah dianugerahi-Nya, dan tidak kufur atas karamah tersebut.
Setelah kita sadar bahwa kita semua sudah memiliki karamah maka tugas kita ialah bagaimana memelihara dan menjaga kemuliaan (karamah) tersebut jangan sampai pudar atau pun hilang. Sebab putera Syekh Abdullah Mubarok bin Nur Muhammad qs itu menilai justru yang terjadi banyak di antara kita menyia-nyiakan karamah tersebut, karena kita lalai beribadah (dzikir) kepada-Nya.
Cara untuk memelihara karamah tersebut, menurut Pangersa Abah ialah selalu taat kepada Allah terutama dengan cara dzikrullah. Dengan kalimat lain, dzikrullah adalah cara untuk menjaga dan memelihara karamah, bukan alat untuk meraih karamah. Tanpa taat kepada Allah secara istiqamah dan dzikrullah, karamah seseorang bisa redup, hilang, dan pudar.
Baca juga: Wejangan Abah Anom Agar Tidak Terpesona Dunia
Dalam surah Al Hujurat dinyatakan bahwa sungguh yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertaqwa. Dengan begitu, semakin bertaqwa maka ia semakin tinggi karamahnya (kemuliaan yang Allah berikan pada-Nya).
Pangersa Abah tidak membagi karamah menjadi dua, karamah asli (hakiki) dan karamah palsu (shuriy) seperti yang dilakukan Imam Habib Abdullah bin Alawi Al Haddad. Tetapi keduanya sepakat bahwa karamah asli ialah dengan menjalankan ketaatan kepada-Nya dan menjauhi larangan-Nya.
Ketahuilah, karamah yang mencakup semua jenis karamah, baik yang hakiki maupun yang tidak hakiki, ialah istiqamah, yaitu melaksanakan perintah-perintah Allah dan menjauhi larang-larangan-Nya secara lahir dan batin.
Sungguh karamah itu ialah jika muncul dari orang yang ahli istiqamah. Maka jika Allah memuliakanmu dengannya -wahai murid-, maka bertahmidlah pada-Nya. []
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______

