Wakil Talqin Hanya Wasilah, Yang Mentalqin Semua Abah Anom
Jaga niat ridha Allah, istiqamah talqin dzikir, ikuti Guru Mursyid Suryalaya
“Syaratnya cukup sudah baligh dan mau mengamalkan. Itu pun mengamalkan semampunya, tidak dituntut harus. Tetapi amalkan semampunya,” imbuhnya.
Meski demikian, tuntunan ini mahal dan luar biasa. Jika ikhwan mampu menafikan nafsu keinginan, kepentingan pribadi, dan yang ada hanya ridha Allah sebagaimana doa munajat sebelum dzikir, maka maqam orang ini luar biasa.
Baca juga: Apakah Rasulullah Saw Pernah Melakukan Talqin Secara Berjamaah
Tetapi, selama nafsu diri masih ada, ia akan terhijab. Itu sebabnya dalam tasawuf ada konsep takhalli, yakni penafian diri, yang ada hanya Allah. Tentu hal itu sulit untuk dilakukan, oleh karenanya bergabung ke tarekat sebagaimana dikatakan.
Jadilah kamu bersama Allah, jika tidak dapat, maka bersamalah dengan orang yang bersama dengan Allah, karena ia yang menyampaikanmu pada Allah Swt.
Yang dimaksud ialah Rasulullah Saw, sahabat, tabiin, tabi’ tabiin, para awliya. Mudahnya ialah bersama Pangersa Abah Anom.
Oleh karena itu syukuri dan yakin bahwa beliau tetap membimbing kita dengan cara beliau di alam barzakh. Karena seorang wali hanya pindah tempat / alam. Termasuk dalam ijazah mentalqin itu masih beliau.
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______

