Urgensi Meluruskan Aqidah dalam Bertasawuf

Awal bertasawuf ialah memperbaiki aqidah terlebih dahulu, lalu memperbaiki amal

Inilah esensi urutan dalam bertasawuf, yakni meluruskan aqidah (tashihul aqidah), setelah itu memperbaiki amal (tashihul ‘amal), kemudian berlaku ihsan kepada seluruh makhluk, lalu tawajjuh kepada Allah dengan sebaik-baiknya, mantap dan sabar serta tekun menjalani hal tersebut dalam perubahan taqdir yang Allah tetapkan bagi hamba-Nya. Dari faqir sampai kaya, dari sehat hingga sakit, dari naik derajat hingga merosot, terkadang Allah mengangkatmu, terkadang menurunkanmu, terkadang Dia menyempitkan, kadang Dia meluaskan, satu waktu Dia memberimu, di waktu lain Dia mencegahmu.

فلا بد أن تكون عبدا لله في كل الأحوال فإذا صح حالك على هذه الحال صح توجهك إلى مولاك، وصحة التوجه تؤدي إلى ثمرة المعارف في القلب والأنوار والتثبيت والبشارات ثم الوصول

Maka tetaplah menjadi hamba Allah dalam segala keadaan. Jika benar kondisimu atas aneka perubahan kondisi yang terjadi, benar pula tawajjuhmu pada Tuhanmu. Benarnya tawajjuhmu akan melahirkan buah ma’rifat dalam qalbu, cahaya, kekokohan jiwa, dan anugerah kemudian wushul.

Baca juga: Pesan Abah Anom Agar Pengamal TQN Belajar Ilmu Keislaman

وَأَنَّ إِلَىٰ رَبِّكَ ٱلۡمُنتَهَىٰ

Dan sesungguhnya kepada Tuhanmulah kesudahannya (segala sesuatu). [Surah An-Najm: 42]

Inilah alasannya Imam Qusyairi mengawali kitabnya dengan pembahasan meluruskan aqidah. Sebab di antara pembahasan aqidah ialah menyangkut ilahiyah (Ketuhanan). Kita harus mengenal Allah Swt sebelum bertawajjuh pada-Nya.

فكيف تتوجه لمن تجهله؟

Bagaimana kamu bertawajjuh pada (siapa) yang tidak kamu ketahui/kenal?


Sekarang traktir Tim TQNNEWS gak perlu ribet, sat-set langsung sampe!
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______
Rekomendasi