Tips dari Abah Anom Agar Memperoleh Hudhurul Qalbi

Saat lisan, perbuatan dan qalbu tidak saling bertentangan tetapi berkesesuaian

Oleh karena itu pangersa guru agung, memberikan tips bagaimana agar hudhurul qalbi saat berdzikir. Yakni membiasakan untuk duduk bersama (mujalasah) dengan guru atau ikhwan yang bersungguh-sungguh yang ketika bersama mereka kita merasakan kenyamanan, kesenangan, keharmonisan, serta kelembutan hati dalam menempuh jalan menuju Allah.

وإذا أراد أن يكسب الحضور فليجالس شيخه أوإخوانه المجاهدين الذين يؤنس بهم فى طريق الله

Dan sebagaimana diperoleh dari para guru (masyayikh) dan melalui pengalaman pangersa guru agung Abah Anom disimpulkan bahwa ghaflah itu ada ketika bersama orang yang ghaflah, dan hadirnya qalbu (hudhur) itu ketika bersama dengan orang yang qalbunya hadir.

أن الغفلة تكون من أهل الغفلة والحضور مع أهل الحضور

Pangersa Abah Anom juga seakan menekankan bahwa bagaimanapun godaan saat berdzikir, jangan terpedaya. Tetaplah berdzikir walau lalai (ghaflah) itu menghampiri, karena itu adalah suatu keniscayaan bagi murid-murid beliau. Yang terpenting ialah istiqamah berdzikir, jangan berhenti walau masih lalai dalam berdzikir. []


Sekarang traktir Tim TQNNEWS gak perlu ribet, sat-set langsung sampe!
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______
Rekomendasi