Tiga Hal Untuk Memperoleh Manisnya Ibadah

Ada tiga hal yang menghambat seseorang bisa merasakan manisnya ibadah

Ketiga, manisnya dunia akan mengalihkan akan manisnya akhirat. Allah Swt telah menyatakan bagaimana sejatinya kehidupan dunia.

ٱعۡلَمُوٓاْ أَنَّمَا ٱلۡحَيَوٰةُ ٱلدُّنۡيَا لَعِبٞ وَلَهۡوٞ وَزِينَةٞ وَتَفَاخُرُۢ بَيۡنَكُمۡ وَتَكَاثُرٞ فِي ٱلۡأَمۡوَٰلِ وَٱلۡأَوۡلَٰدِۖ كَمَثَلِ غَيۡثٍ أَعۡجَبَ ٱلۡكُفَّارَ نَبَاتُهُۥ ثُمَّ يَهِيجُ فَتَرَىٰهُ مُصۡفَرّٗا ثُمَّ يَكُونُ حُطَٰمٗاۖ وَفِي ٱلۡأٓخِرَةِ عَذَابٞ شَدِيدٞ وَمَغۡفِرَةٞ مِّنَ ٱللَّهِ وَرِضۡوَٰنٞۚ وَمَا ٱلۡحَيَوٰةُ ٱلدُّنۡيَآ إِلَّا مَتَٰعُ ٱلۡغُرُورِ

Ketahuilah, sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan senda gurauan, perhiasan dan saling berbangga di antara kamu serta berlomba dalam kekayaan dan anak keturunan, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian (tanaman) itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang palsu. [Surah Al-Hadid: 20]

Baca juga: Tanda Amal Ibadah Diterima Menurut Syekh Ibnu Athaillah

وَمَا ٱلۡحَيَوٰةُ ٱلدُّنۡيَآ إِلَّا لَعِبٞ وَلَهۡوٞۖ وَلَلدَّارُ ٱلۡأٓخِرَةُ خَيۡرٞ لِّلَّذِينَ يَتَّقُونَۚ أَفَلَا تَعۡقِلُونَ

Dan kehidupan dunia ini, hanyalah permainan dan senda gurau. Sedangkan negeri akhirat itu, sungguh lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Tidakkah kamu mengerti? [Surah Al-An’am: 32]

Cara kita melihat dunia akan membentuk paradigma dan mempengaruhi kondisi ruhani kita. Ia juga akan berdampak pada skala prioritas dan kebijakan untuk menentukan pilihan dalam kehidupan. Meninggalkan manisnya dunia, bukan meninggalkan dunia, itu hal yang berbeda.

Meninggalkan manisnya dunia untuk mendapatkan manisnya akhirat salah satu maknanya ialah menjadikan segala aktivitas duniawi bernilai ukhrawi. Dunia tidak mengalihkan ingatan kita kepada Allah, justru sebaliknya ketika mencari dan mendayagunakan dunia sesuai tuntunan ilahi. Dengan begitu, kita temukan manisnya akhirat pada hal yang bersifat duniawi, bukan mengecap manisnya dunia sambil melalaikan akhirat. []


Sekarang traktir Tim TQNNEWS gak perlu ribet, sat-set langsung sampe!
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______
Rekomendasi