Terhanyut di Arus Hidayah, Tersesat ke Tempat yang Tepat
Prof. HM. Rasjidi bisa dibilang sukses karena dakwahnya diterima di berbagai media
Dari proses pencariannya itu, Allah datangkan kepadanya seorang muslim berkebangsaan Jerman yang ingin belajar tentang Islam di Indonesia. Namanya Andreas Abdul Karim.
Sebelum Andreas Kembali ke Jerman, rencananya ia mau diantar ke Pesantren Gontor. Tapi tidak jadi, karena terlalu jauh. Akhirnya pilihannya jatuh ke Pesantren Suryalaya, untuk melihat bagaimana penanganan kasus narkoba. Dengan harapan bisa diterapkan di Jerman.
Baca juga: Kiai Wahfiudin: Pentingnya Wali Mursyid Dalam Berthariqah
Rencana ke Pesantren Suryalaya dimudahkan Allah. Ternyata sekretaris RT, Kang Ecep, dimana dia sebagai ketua RT nya merupakan orang Tasik, dan masih saudara dengan Abah Anom.
Diantar Kang Ecep, rombongan akhirnya berangkat Ke Suryalaya. Tentu bukan untuk talqin dzikir, sekadar melihat pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam kultural khas Indonesia yang membantu penanganan korban narkoba.
Tapi takdir berkata lain, sekali pun kewahabiannya masih kental, Kiai Wahfi mendapat talqin dzikir dalam bimbingan Pangersa Abah Anom.
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______

