Syekh Abdul Qadir Al Jilani: Pentingnya Ketahanan Pangan

Itu sebabnya, memberi makan kepada mereka yang lapar akan mendapatkan ganjaran kebaikan yang besar dari Allah Swt bahkan masuk surga-Nya.

اعْبُدُوا الرَّحْمَنَ، وَأَطْعِمُوا الطَّعَامَ، وَأَفْشُوا السَّلَامَ، تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ بِسَلَامٍ

Sembahlah yang Maha Kasih, dan beri makanlah, serta sebarkan salam, maka kamu akan masuk surga dengan damai (HR. Tirmidzi).

Dalam hadis yang lain riwayat Imam Bukhari, nabi ditanya, Islam manakah yang paling baik? Nabi Saw menjawab, “kamu memberi makan dan mengucapkan salam kepada orang yang kamu kenal dan yang tidak kamu kenal.

Menyangkut ketahanan pangan bersama ini, Sulthanul Aulia Syekh Abdul Qadir Al Jilani juga memberikan catatan yang patut kita renungkan.

قال الشيخ عبد القادر الجيلاني :فتشت الأعمال كلها ، فما وجدت فيها أفضل من إطعام الطعام ، ولا أشرف من الخلق الحسن . أود لو كانت الدنيا بيدي أطعمتها الجائع

Syaikh Abdul Qadir Al- Jilani mengatakan: Aku sudah memeriksa semua amal-amal kebajikan. Ternyata aku tidak menemukan amal kebajikan yang lebih utama dari memberi makanan dan lebih mulia dari perangai yang baik. Aku ingin, seandainya dunia ini ada di tanganku, pasti aku akan menggunakannya untuk memberi makan orang-orang yang lapar.

Baca Juga: Orang yang Dibenci Allah Menurut Syekh Abdul Qadir al Jailani

Dari sini kita belajar bahwa ketahanan pangan mendapat perhatian yang serius dalam Islam. Bukan hanya sekadar memberi makan yang lapar, tapi bagaimana agar tidak terjadi bencana kelaparan. Bagaimana menjaga stabilitas agar ketahanan pangan tidak terancam.

Bagaimana mengelola sumber daya alam yang baik dan bijak. Bagaimana solidaritas nasional dan global itu terbentuk, tidak tamak dan serakah dengan mengedepankan kepentingan pribadi.


Sekarang traktir Tim TQNNEWS gak perlu ribet, sat-set langsung sampe!
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______
Rekomendasi