Ramadhan Bulan Latihan, Selanjutnya Pembuktian
Kini di bulan Syawal, kesempatan untuk terus mendekatkan diri pada-Nya
Di bulan Ramadhan secara intensif umat Islam dilatih untuk mendekatkan diri pada Allah. Mendekatkan diri pada-Nya tiada lain dengan menjalankan perintah dan menjauhi larangan-Nya.
Dengan kesadaran sepenuhnya bahwa manusia datang dari Allah, berasal dari Allah, hidup dengan fasilitas dan infrastruktur dari Allah dan dalam proses perjalanan kembali kepada-Nya.
Wahai manusia! Sesungguhnya kamu telah bekerja keras menuju Tuhanmu, maka kamu akan menemui-Nya. [Surah Al-Inshiqāq: 6].
Kini di bulan Syawal, kesempatan untuk terus mendekatkan diri pada-Nya tetap terbuka lebar. Jangan pernah menduga bahwa beliau menutup pintu Rahmat-Nya.
Baca juga: Level Puasa Tentukan Keseimbangan Sosial dan Lingkungan
Jika di bulan puasa kaum muslimin dan muslimat melatih diri untuk meningkatkan daya kontrol agar senantiasa berada di jalan-Nya yang lurus. Maka bulan-bulan selanjutnya adalah pembuktian dari latihan selama di bulan Ramadhan.
Kepekaan, kepedulian, kedisiplinan serta kebiasaan baik selama di bulan Ramadhan, seyogyanya tetap dipelihara dan dijaga.
Sejatinya, latihan bukan hanya menahan diri dari makan, minum dan berhubungan suami istri. Tapi juga melatih diri untuk mempuasakan mata, lisan, telinga, tangan, kaki, perut, kelamin, pikiran dan perasaan kita dari hal-hal yang dilarang oleh Allah Swt.
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______

