Rahasia Anak Shalih

Rabi’ah Al-Adawiyah adalah legenda perempuan shalihah dari generasi awal kaum Sufi

Ketiga, kebersihan qalbu kedua orangtua (shofa al-qalbi). Tenggelam dalam kesibukan dunia, asupan makanan/minuman yang bermacam-macam serta berbagai kesenangan duniawi sering kali membuat diri seseorang kotor oleh penyakit-penyakit ruhani seperti dengki, hasut, sombong, cinta dunia (hubb ad-dunya) dan lain-lain. Semuanya ini adalah penyebab kotornya ruh sehingga kelak di Akhirat harus dibersihkan dahulu di neraka.

Kisah di atas menggambarkan, bagaimana keteguhan seorang ayah membentengi qalbunya dari ketergantungan pada selain Allah. Keyakinannya kepada Allah begitu kokoh sehingga Allah menganugerahinya mimpi bertemu Nabi SAW, mencukupi kebutuhannya dan menjadikan putrinya sebagai kekasih-Nya (waliyullah).

Ketiga hal ini terkait satu sama lain. Intinya adalah siapapun yang mendambakan keturunan yang shaleh/hah, harus membersihkan dirinya lahir maupun batin. Secara lahir, badannya dibersihkan dari asupan makanan/minuman yang haram dan syubhat. Secara batin, ruhnya dibersihkan dari berbagai penyakit ruhani seperti dengki, hasut, sombong, cinta dunia, malas ibadah dan lain-lain.

Dengan sendirinya, dia akan menjadi suka mendekatkan diri kepada Allah swt, karena cahaya ruhnya kembali bersinar terang. Allah pun akan mendekat kepadanya lebih dekat lagi. Maka, anak yang lahir dari benih orangtua yang dekat kepada Allah akan dekat pula dengan-Nya. Bahkan, mungkin akan lebih dekat lagi. Buah jatuh tak jauh dari pohonnya.

“Apabila seseorang mendekatkan diri kepada-Ku sejengkal, Aku akan mendekat kepadanya sehasta. Apabila ia mendekatkan diri kepada-Ku sehasta Aku akan mendekat sedepa, dan apabila ia datang kepada-Ku dengan berjalan maka Aku datang dengan berlari.” (HR. Bukhari). []


Sekarang traktir Tim TQNNEWS gak perlu ribet, sat-set langsung sampe!
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______
Rekomendasi