Puasa di Kitab Sirrul Asrar, Rasaning Rasa

Sebuah judul kitab yang sangat menarik perhatian siapapun yang mendengarnya

Buku Sirrul Asrar, Rasaning Rasa diterjemahkan oleh KH. Zezen Zainal Abidin Bazul Asyhab yang akrab dipanggil dengan Uwa Imam atau Ajengan Zezen. Banyak terjemahan kitab Sirrul Asrar yang beredar di tengah umat, namun terjemahannya merupakan salah satu terjemahan bahasa Indonesia terbaik dari kitab Sirrul Asrar yang edisi revisinya baru saja di-launching di pondok pesantren yang didirikan dan dipimpinnya, Pondok Pesantren Azzainiyyah, Sukabumi, Jawa Barat dan dihadiri oleh Menteri Agama RI, Suryadarma Ali, pada tanggal 18 Juni 2013 lalu.

KH. Zezen Zainal Abidin Bazul Asyhab adalah ulama kelahiran Sukabumi, 17 Februari 1955. Walau ia lahir dan tinggal di Sukabumi, ia adalah putra Betawi. Orangtuanya adalah orang Betawi yang tinggal di wilayah Tanah Abang (Tenabang), Jakarta Pusat. Ia sendiri sering mengatakan bahwa dirinya keturunan Betawi. Selain memimpin pondok, ia juga menjabat sebagai Ketua MUI Kabupaten Sukabumi dan aktif di berbagai organisasi, dari NU sampai Pramuka.

Dalam menterjemahkan kitab Sirr Al-Asrar, ia mendapat restu dari guru mursyidnya di Tarekat Qadiriyah Wa Naqsyabandiyah (TQN) Suryalaya, Syaikh Ahmad Shohibul Wafa Tajul Arifin QS atau yang akrab disapa dengan Abah Anom, restu yang dapat kita baca dari sambutan Abah Anom di dalam buku terjemahannya tersebut, sehingga ia dengan semangat menterjemahkannya dengan terjemahan yang berkualitas dan menerbitkannya dengan tampilan fisik yang bagus, menarik dan indah seperti yang kita dapat baca dan lihat sekarang ini. []


Sekarang traktir Tim TQNNEWS gak perlu ribet, sat-set langsung sampe!
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______
Rekomendasi