Dzikir Agar Bisa Berakhlak kepada Allah
Kebajikan yang beliau bawa dan ajarkan kepada umatnya adalah akhlak yang luhur
Islam adalah akhlak sebagaimana sabda Nabi Muhammad Saw bahwa kebajikan adalah budi pekerti luhur (al birru husnul khuluq). Kebajikan yang beliau bawa dan ajarkan kepada umatnya adalah akhlak yang luhur.
Nabi Saw juga menyampaikan bahwa orang yang paling dekat dengan beliau di hari akhir adalah yang paling baik akhlaknya.
Sesungguhnya yang paling aku cintai dan yang paling dekat kedudukannya di sisiku pada hari kiamat ialah orang-orang yang terbaik akhlaknya. (HR. Tirmidzi)
Baca juga: Muruah Inti Dari Akhlak Yang Mulia
Di antara akhlak yang paling utama ialah akhlak bersama Allah Swt. Habib Umar bin Muhammad bin Salim bin Hafiz bin Syekh Abu Bakar bin Salim dalam buku Khuluquna, menyusun ada 10 akhlak bersama Allah.
له فيما بطن وما ظهر.
1. Selalu merasa dalam pengawasan Allah dalam segala keadaan, seolah-olah kita menyaksikan Nya. Dan kita ikhlas dalam berbuat hanya karena Allah, secara batin dan dzahirnya.
2. Memiliki kebiasaan rutin (wirid harian) membaca Al Qur’an yang disertai memahami dan berusaha mentadabburinya.
3. Berusaha untuk selalu menghadirkan hati dalam shalat dan mengerjakannya secara berjama’ah selagi tidak berhalangan.
Baca juga: Akhlak Paling Utama Bagi Penghuni Dunia dan Akhirat
ونستغفره ونسعد بمناجاته .
كَانُواْ قَلِيلٗا مِّنَ ٱلَّيۡلِ مَا يَهۡجَعُونَ
وَبِٱلۡأَسۡحَارِ هُمۡ يَسۡتَغۡفِرُونَ
4. Merendahkan diri kita di hadapan keagungan-Nya, dan berdiri menghadap-Nya di keheningan malam, serta memohon ampunan, dan juga senang bermunajat kepada-Nya.
Sesungguhnya mereka sebelum itu (di dunia) adalah orang-orang yang berbuat baik, Mereka sedikit sekali tidur pada waktu malam; Dan pada akhir malam mereka memohon ampunan (kepada Allah). [Surah Adh-Dhāriyāt: 16-18]
5. Selalu mengingat Allah di awal kali setiap musibah.
6. Bertawakkal hanya kepada-Nya dalam segala urusan.
7. Memperbanyak dzikir mengingat-Nya, bersyukur kepada-Nya dan yakin akan janji dan pertolongan-Nya.
Baca juga: Pentingnya Pendidikan Akhlak Sejak Dini
8. Memperbanyak menundukkan hati, berdoa, serta memohon kepada-Nya dalam suka dan duka.
9. Mengagungkan syiar-syiar agama-Nya dan yang dihormati-Nya dan tidak menghiraukan celaan orang.
10. Menjaga aturan-aturan Allah dan merasa malu kepada-Nya dengan sebenar-benarnya rasa malu.
“Siapa yang merasa malu dari Allah dengan sebenar-benarnya, maka dia akan menjaga kepala dan yang ada di dalamnya, menjaga perut dan yang di kandungnya, mengingat kematian dan kehancuran, dan siapa yang menginginkan akhirat, dia akan meninggalkan kesenangan dunia.” (HR. Ahmad)
Baca juga: Kejujuran Akhlak Mulia Utama Yang Mengantar ke Surga
Namun agar bisa menjadi pribadi yang berakhlak kepada Allah sebagaimana tersebut di atas, ada cara yang perlu ditempuh. Sebagaimana disampaikan oleh KH. Ahmad Shohibulwafa Tajul Arifin qs dalam Akhlaqul Karimah Akhlaqul Mahmudah Berdasarkan Mudawamatu Dzikrillah.
“Apabila hati selalu diisi dengan dzikrullah, ingatan ditautkan dengan ingatnya kepada Allah, maka akan nampak pengaruh dzikir itu pada sikap bathin dan akan menjelma dalam perbuatan yang baik amal laku sebagaimana digariskan dalam perintah Allah dan Rasul-Nya, maka terwujudlah pribadi mu’min, pribadi hamba Allah yang berakhlaqul karimah, pribadi mu’min yang mengabdikan dirinya hanya karena “Mahabbah” karena mantapnya iman secara mendalam yang terdorong oleh dzikrullah terhadap Allah Swt.”
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
______