Pemuka dan Tokoh Agama Harus Lebih Lantang Suarakan Ancaman Perubahan Iklim

Mereka harus berbuat, suka atau tidak suka, untuk mengatasi bencana ini

“Salah satu tantangan terbesar umat beragama saat ini adalah fobia terhadap agama sehingga membuat orang terancam mengalami kekeringan rohani. Fobia terhadap agama membuat orang mengalami kemiskinan moral yang dampaknya dapat terlihat pada perilaku individu, keluarga, dan masyarakat,” terang Ulama Tafsir tersebut.

Pendiri Pusat Studi Al Qur’an itu menjabarkan, dalam hal berkeluarga, ada kecenderungan orang untuk keluar dari fitrah suci manusia. Mereka mengeksploitasi anak untuk bekerja, serta melakukan tindak kekerasan terhadap perempuan.

“Di sisi lain, fobia terhadap agama juga berdampak pada terjadinya krisis pangan akibat tidak adanya keadilan dan solidaritas. Hal itu pada gilirannya mengancam kehidupan jutaan manusia, terutama kaum lemah, yang menjadi korban perang,” imbuhnya.

Prof. Dr. M. Quraish Shihab, MA. (Foto: IG @muslimeldersindonesia)

Menurutnya, fobia agama juga menjadi ancaman serius bagi umat manusia yang muncul dalam bentuk senjata nuklir.

Baca juga: Komunitas Masjid ASEAN Jalin Silaturahim Hadapi Islamofobia

Selain itu, perubahan iklim merupakan bukti nyata kelemahan manusia untuk mengendalikan naluri konsumtifnya dan kerakusannya pada hal-hal yang bersifat materi yang menghancurkan sumber daya alam yang belum pernah terjadi sebelumnya.

“Hal itu pada gilirannya mengancam masa depan kita dan semakin menambah parah tragedi dunia berupa kelaparan, kemiskinan, dan keterpinggiran,” jelasnya.

Anggota MHM ini menilai dialog adalah jaminan untuk secara sadar membangun komunikasi konstruktif antaraumat manusia sampai ke tingkat saling bekerja sama.


Sekarang traktir Tim TQNNEWS gak perlu ribet, sat-set langsung sampe!
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______
Rekomendasi