PEKA Milad 120 Suryalaya Hadirkan Pelatihan Metode HATAM

Ustadz Latif kenalkan Metode HATAM dengan konsep UMI: Ulang-ulang, Multimedia, Irama

Suryalaya, 3 September — Menghafal Al-Qur’an sering kali menjadi tantangan besar bagi banyak orang. Bukan hanya soal menyelesaikan bacaan, tapi juga menjaga konsistensi, memperbaiki kualitas, hingga memahami makna setiap ayat.

Menjawab tantangan itu, Ustadz H. Abdul Latif, S.E., MA. memperkenalkan Metode HATAM, sebuah cara sistematis dan terukur agar hafalan Al-Qur’an lebih mudah, cepat, dan penuh keberkahan.

Metode ini diperkenalkan dalam Workshop dan Pelatihan Metode HATAM yang digelar di Aula MTs Serba Bakti Suryalaya, sebagai bagian dari rangkaian Pameran Kesuryalayaan dan Ilmiah (PEKA) Milad ke-120 Pondok Pesantren Suryalaya. Puluhan peserta dari kalangan santri, guru, dosen, mubalig, hingga masyarakat umum tampak serius dan antusias mengikuti kegiatan ini.

Menurut Ustadz Latif, metode HATAM lahir dari keprihatinannya melihat banyak murid yang kesulitan mencapai target hafalan. “Alasannya sederhana. Pertama, mereka kekurangan alat bantu. Kedua, waktu belajar di sekolah sangat terbatas,” jelasnya.

HATAM menawarkan solusi dengan langkah sederhana yang dirangkum dalam akronim UMI, Ulang-ulang, agar hafalan melekat kuat; Multimedia, memanfaatkan teknologi audio-visual untuk memudahkan bimbingan; dan Irama, sehingga hafalan lebih indah, mudah diingat, dan bertahan lama. Media pembelajaran ini sendiri dikembangkan oleh Ikhwan TQN Suryalaya, alumni IAILM.

“Untuk mempelajari metode HATAM ini hanya butuh waktu sekitar tiga jam,” tegasnya. Ia berharap, para Ikhwan yang berhasil menghafal Al-Qur’an dengan metode ini dapat menjadi motor dakwah TQN dan menyebarkan manfaatnya ke seluruh lapisan masyarakat. []


Sekarang traktir Tim TQNNEWS gak perlu ribet, sat-set langsung sampe!
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______
Rekomendasi