Mujahadah Terbaik dalam Perjalanan Menuju Allah Swt

Hidup adalah perjalanan kembali kepada Allah, hanya ridha dan mujahadah yang menuntun

Malaikat Jibril pun memberi pesan kepada Nabi Saw yang sebetulnya ditujukan juga untuk umatnya sampai akhir zaman.

قال جبريل يا محمد عش ما شئت فإنك ميت، وأحبب ما شئت فإنك مفارقه، واعمل ما شئت فإنك ملاقيه

Jibril berpesan: Wahai Nabi Muhammad, hiduplah sesukamu, tapi ingat engkau akan mati, cintailah apa yang kamu suka, tapi ingat engkau akan berpisah dengannya, dan berbuatlah sesukamu, tapi ingat engkau akan menemui-Nya.

Lalu bagaimana kondisi orang yang kembali pada-Nya? Allah Swt berfirman:

يَٰٓأَيَّتُهَا ٱلنَّفۡسُ ٱلۡمُطۡمَئِنَّةُ- ٱرۡجِعِيٓ إِلَىٰ رَبِّكِ رَاضِيَةٗ مَّرۡضِيَّةٗ

Wahai jiwa yang tenang! Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang rida dan diridai-Nya. (Al-Fajr: 27- 28).

Dalam ayat ini Allah tidak memberi jalan kepada pembenci-Nya. Maksudnya, tidak termasuk kembali pada Allah jika ada kebencian dan tidak ridha kepada Allah Swt.

Baca juga: Tanpa Thariqah Agama Seseorang Tidak Sempurna

“Jika kamu ridha maka Allah memberi tambahan ridha-Nya, kamu akan diridhai-Nya,” demikian ucap Syekh Yusri Jabr Al Hasani.

فَمَنْ رَضِيَ فَلَهُ الرِّضَا، وَمَنْ سَخِطَ فَلَهُ السَّخَطُ

Nabi Saw bersabda: siapa yang ridha, maka dia mendapat ridha. Siapa yang murka maka dia mendapat murka (HR. Tirmidzi).


Sekarang traktir Tim TQNNEWS gak perlu ribet, sat-set langsung sampe!
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______
Rekomendasi