MTs Serba Bakti Latih Peserta Didik Cageur Bageur Melalui Pembinaan Ibadah

Ini menunjukkan bahwa pembiasaan ibadah mesti dilakukan sejak dini

Nabi Muhammad Saw telah memerintahkan orang tua untuk melatih anak-anaknya ibadah shalat sejak usia tujuh tahun. Ini menunjukkan bahwa pembiasaan ibadah mesti dilakukan sejak dini.

Seperti 75 peserta didik Madrasah Serba Bakti Pondok Pesantren Suryalaya yang mengikuti jadwal pertama pembinaan ibadah tahap III pada 16 – 17 November 2022 lalu.

Peserta didik yang berasal dari aktivis kelas VIII dan IX itu mengikuti pembinaan ibadah berdasarkan Buku Panduan Ibadah Pangersa Abah Anom ra.

Wakil Kepala Bidang Kesiswaan, Irfan Abadi, M.Ag., Rabu (16/11) menyampaikan pengarahan dan menjelaskan tata tertib tentang pelaksanaan ibadah berdasarkan Buku Panduan Ibadah Pangersa Abah Anom ra tersebut di Mushalla MTs Serba Bakti.

Peserta didik memulai kegiatan ibadah pada Rabu (16/11) pukul 14.00 WIB dan selesai pada Kamis (17/11) pukul 13.30 WIB.

Pembina ibadah serta para pembimbing seperti Ammar Nandang Nurjaman, Dra. Ai Sadiah dan Empong Setiawati, S.Ag. memberikan arahan, menuntun dan melakukan pengawasan kepada peserta didik. Peserta diarahkan untuk mengikuti pembinaan ini secara benar mulai dari tata cara (kaifiat) berdasarkan tuntunan ilmu fiqih serta pelaksanaannya.

Dikutip dari situs resmi MTs Serba Bakti Suryalaya, rangkaian kegiatan pembinaan ibadah berdasarkan Buku Panduan Ibadah Pangersa Abah Anom ra sebagai berikut:

1. Pelaksanaan shalat Wajib (Ashar, Maghrib, Isya, Subuh, Dzuhur) dilanjutkan dengan Dzikir Jahar, Dzikir Khafi dan Khataman.

2. Pelaksanaan shalat sunah Rawatib (qabliyah dan ba’diyah), shalat sunah Awwabin, Taubat, Birrulwalidaini, Lihifdzil Iman, Lisyukrinnikmat, Lidaf’il Balai, Mutlak, Istikharah, Hajat, Tahajjud, Tasbih, Witir, Isyraq, Isti’adah, Dhuha, dan Kifaratul Bauli sesuai dengan waktu pelaksanaan berdasarkan buku panduan Ibadah Pangersa Abah Anom ra.

3. Test bacaan, Kaifiyat Dzikir, Khataman dan Tawassul
4. Khidmah Amaliah Manaqib
5. Bangun pagi dan mandi taubat

Kegiatan pembinaan ibadah yang bersamaan dengan jadwal pembelajaran di Madrasah membuat peserta didik mendapatkan keilmuan serta pengalaman ibadah secara seimbang.

“Dengan adanya pembinaan ibadah, melatih peserta didik agar menjadi manusia cageur bageur lahir batin, tawadhu berilmu, istiqamah beribadah, dan gemar beramal salih,” ungkapnya. []


Sekarang traktir Tim TQNNEWS gak perlu ribet, sat-set langsung sampe!
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
______
Rekomendasi