Mengapa Nabi Berpesan Jangan Marah?
Orang itu kemudian mengulang permintaannya tersebut pada nabi
Dari sini, pesan nabi agar jangan marah, mengandung arti jangan sombong tetapi kedepankan sikap tawadhu’.
Lalu, pesan nabi jangan marah, juga mengandung arti jangan lakukan apapun karena menuruti kemarahan. Karena kemarahan cenderung memerintahkan pelakunya untuk melakukan sesuatu yang berpotensi buruk.
Ibnu Bathal berkata, mujahadatun nafs (menghadapi diri sendiri) lebih berat dari menghadapi musuh. Karena itu Rasulullah Saw manjadikan orang yang mampu menguasai dirinya ketika marah ialah orang yang paling kuat.
Ulama lain berkata, wasiat nabi jangan marah itu mengandung kebaikan dunia dan kebaikan akhirat. Sebab marah bisa mengantar pada putusnya kebaikan, silaturahim, permusuhan dan menghalangi kelembutan, keramahan, toleransi, serta kemurahan hati. Dan boleh jadi marah itu bisa menyakiti pihak yang dimarahi yang menyebabkan pengamalan agamanya menjadi berkurang.
Jika dilihat, hadis ini juga tergolong peringatan yang utama. Mengapa? Alasannya karena jika musuh yang paling kuat yang dihadapi seseorang ialah yang berasal dari setan dan dirinya sendiri. Maka marah itu berasal dari keduanya.
Cara Mengatasi Marah
Marah juga berdampak pada lahiriah dan batiniah seseorang. Mulai dari raut wajah, muka yang memerah, mata yang melotot serta dampak buruk marah bagi kesehatan.
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______

