Mengapa Dzikir Jahr Membuat Bumi dan Langit Sampai Menangis?
Bumi yang menjadi tempat dia shalat dan berdzikir mengingat Allah akan menangisinya
Allah lalu berfirman—dan Allah tentu Maha Mengetahui–: “Mengapa kalian berdua wahai bumi dan langit menangis dengan kepergian hamba-Ku?”.
Bumi dan langit menjawab: “Ya Allah, Tuhan kami, bagaimana kami tidak bersedih dan menangis, sementara hamba-Mu itu tidak pernah berjalan di antara kami kecuali ia selalu menyebut dan mengingat nama-Mu (selalu berdzikir)”.
Imam as-Suyûthi juga menukil riwayat di atas dalam risalah beliau yang berjudul Natîjatul Fikr Fil Jahri Bidzdzikr, (Lihat dalam al-Hâwî Lil Fatâwâ, 1/468).
Baca juga: Kenapa Dalam Tarekat Banyak Dzikirnya
Dalam risalahnya tersebut Imam as-Suyuthi menjadikan riwayat tersebut sebagai salah satu dari 25 dalil disunnahkannya berdzikir secara jahr (dikeraskan) sebagaimana juga disunnahkannya secara sirr (pelan/rahasia).
Ibnu Jarir at Thabary dalam tafsirnya yang diriwayatkan dari Ibnu Abbas, menyangkut firman Allah Swt tersebut, dia berkata: sungguh seorang mukmin ketika meninggal dunia, bumi yang menjadi tempat dia shalat dan berdzikir mengingat Allah akan menangisinya.
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______

