Membentuk Keluarga Ideal, Membina Masyarakat
Wujud masyarakat sesungguhnya adalah perkumpulan keluarga-keluarga
Keluarga yang paling ideal untuk diteladani ialah keluarga Rasulullah Saw. Ideal bukan berarti tanpa konflik dan dinamika dalam rumah tangga. Tetapi berupaya secara istiqamah menjalankan nilai nilai agama dalam menghadapi aneka problem keluarga sehingga selamat dari siksa di dunia dan akhirat. Allah SWT berfirman:
Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka [Surah At-Tahrīm: 6]
Dalam tafsir Al Misbah disebutkan bahwa ayat ini memberi tuntunan kepada kaum beriman. Hai orang-orang yang beriman, peliharalah diri kamu antara lain dengan meneladani Nabi, dan pelihara juga keluarga kamu, yakni istri, anak-anak, dan seluruh yang berada di bawah tanggung jawab kamu dengan membimbing dan mendidik mereka agar kamu semua terhindar dari api neraka.
Baca juga: Dakwah TQN di Tengah Keluarga Terutama bagi Anak
Ayat ini menggambarkan bahwa dakwah dan pendidikan harus bermula dari rumah. Walau secara redaksional tertuju pada kaum pria (ayah), itu bukan berarti hanya tertuju pada mereka. Ayat ini tertuju kepada perempuan dan lelaki (ibu dan ayah).
Ini berarti kedua orang tua bertanggung jawab terhadap anak-anak dan juga pasangan masing-masing sebagaimana masing-masing bertanggung jawab atas kelakuannya. Ayah atau ibu sendiri tidak cukup menciptakan rumah tangga yang diliputi nilai-nilai agama serta dinaungi oleh hubungan yang harmonis. []
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______

