Mazhab, Cara Beragama Yang Bisa Dipertanggungjawabkan
Secara naqli, bermadzhab jelas bersumber dari dan bersandar kepada al-Quran dan Sunnah
Syekh Ibrahim al-Bajuri juga memiliki murid Syekh Muhammad b. Ibrahim al-Arabi, lalu memiliki murid Syekh Hasan Masyath Makkah, lalu memiliki murid TGKH. Zainuddin Abdul Majid Lombok.
9. Dalam koridor sanad ini ada dua aspek didaktik yang tak bisa dilepaskan, yaitu proses tarbiyyah, ta’lim wa ta’llum; serta sosok guru yang dapat membimbing dan men-tarbiyyah kita.
Dalam sejarah tradisi keilmuan Islam, proses tarbiyyah, ta’lim wa ta’allum bukan hanya serangkaian proses transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga proses penempaan budi pekerti dan akhlak mulia.
Baca juga: Imam Syarqawi, Syekhul Azhar Faqih Nan Sufi
Dalam proses tersebut, seorang murid tidak hanya akan mendapatkan wawasan pengetahuan semata dari gurunya, tetapi juga ia akan mendapatkan inspirasi, bimbingan dan cermin yang ideal dari keluhuran akhlak; semisal ikhlash, wara’, tawadhu’, qana’ah, ridha, dan lain sebagainya.
Seorang murid tidak hanya terbuka wawasan intelektualnya, tetapi juga dapat terbuka bashirah dan mata hatinya.
Kesemua itu akan didapati ketika seorang murid belajar kepada guru yang sejati, yang bersanad jelas, dan dilalui dalam proses “talaqqi”.
10. Hendaklah kita senantiasa memperhatikan dan membersihkan hati kita, karena di sanalah sumber kebahagiaan sejati dalam kehidupan baik di dunia atau di akhirat.
Sucikanlah batinmu, selain engkau senantiasa membersihkan zahir/jasadmu. []
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______

