Manaqib Suryalaya, Kiai Beben Bahas Dua Dimensi Hadapi Kehidupan

Melaksanakan maqam asbab (sebab akibat) yaitu dengan ikhtiar dan syariah

Oleh karena itu, bagi mereka yang tidak bisa mengikuti ibadah haji, menurut Kiai Beben bisa menggabungkan ruh dan jiwanya bersama frekuensi Nabi Ibrahim as Khalilullah dan Nabi Ismail Dzabihullah dan bersama frekuensi Nabi dan Rasul lainnya, insyaAllah.

“Ruh yang disertai dzikrullah tidak tertutup oleh ruang dan waktu,” paparnya.

Tatkala ruh kita yang selalu tersambung dengan Rabb kita, yang sangat halus bahkan sampai lathifah Akhfa dalam dimensi thariqah. InsyaAllah menyertai alam semesta yang mengesakan dan mentauhidkan Allah sebagaimana dalam surah Al Isra ayat 44.

Wakil Talqin Abah Anom ini juga mengajak kita semua melakukan evaluasi diri. Karena kita banyak lupa, banyak salah, dan banyak bohong. Terutama dalam musibah dan petaka yang sedang melanda dunia khususnya di negeri kita yang tercinta.

Baca juga: Manaqib di Suryalaya Ajengan Beben Bahas Ibadah dan Rabithah Kepada Syekh Mursyid

Mari kita muhasabah, jangan-jangan akibat banyak kelupaan kita. Maka oleh karena itu jadikanlah manaqib kita walaupun secara virtual, mari kita memohon ampunan kepada Allah.

رَبَّنَا ظَلَمۡنَآ أَنفُسَنَا وَإِن لَّمۡ تَغۡفِرۡ لَنَا وَتَرۡحَمۡنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ ٱلۡخَٰسِرِينَ

“Ya Tuhan kami, kami telah menzalimi diri kami sendiri. Jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang rugi.” (Al-A’raf: 23).

Walaupun pada hakikatnya banyak hikmah atas kejadian belakangan ini, tapi kita tetap evaluasi diri, mengakui kehambaan diri.


Sekarang traktir Tim TQNNEWS gak perlu ribet, sat-set langsung sampe!
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______
Rekomendasi