Kiai Wahfi, Ikhwan Harus Terlibat Dalam Aktivitas Ekonomi dan Politik
Bertarekat itu membangun taqwa dan keadilan sosial demi ridha Allah Swt
“Kalau pun kita tidak bisa mewujudkan keadilan, berjuanglah. Kalau pun berjuang juga tidak bisa, setidak-tidaknya berpihaklah,” imbuhnya.
Dan memang begitu, hidup manusia itu cobaan. Dan cobaan-cobaan yang paling berhadapan langsung dengan kita itu adalah cobaan terhadap keadilan. Baik itu keadilan untuk diri kita pribadi juga keadilan untuk umat dan masyarakat.
“Bicara tentang keadilan, faktor penentunya kan dua, kekuatan ekonomi dan kekuatan politik. Maka akhirnya tidak bisa tidak, para ikhwan TQN pun harus terlibat dalam aktivitas ekonomi, dalam aktivitas politik,” tegas wakil talqin Abah Anom tersebut.
Dua Problem Dasar Manusia
Karena ekonomi dan politik itu memang dua bentuk kehidupan yang paling pokok dalam dimensi sosial. Dalam surah Quraish disebutkan, “(Allah) yang telah memberi makanan kepada mereka untuk menghilangkan lapar dan mengamankan mereka dari rasa ketakutan.” (Quraish: 4).
Problem dasar manusia itu bagaimana kenyang dari lapar, bagaimana aman dari rasa takut. Karena itu hidup manusia yang paling dasar sejak dahulu itu mencari makan. Cari makan dengan hunting (berburu) binatang masuk keluar hutan, berburu buah-buahan sesuai musimnya.
Ketika manusia semakin maju, mereka tidak lagi hunting, tahap keduanya adalah farming (berkebun dan beternak). Binatang tidak lagi diburu tapi mulai diternakkan, seperti ikan dan sapi. Begitu juga buah-buahan tidak lagi diburu tapi dibudidayakan dan dibuat perkebunan.
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______

