Kepala KUA Kembayan, Ikhwan TQN yang Gemar Belajar

Perjuangan, pendidikan, dan dakwah digital mengiringi langkah pengabdiannya

“Sepulang dari sekolah saya diberi tugas mengurus kebun tebu. Sering juga saya diajak untuk mendamping pak kiai menghadiri majelis dzikir, sema’an al-Quran dan ziarah ke makam para wali,” pungkas pria yang kini tinggal di Jalan Anggrek, Gang Rifai Ali, Ilir Kota, Kapuas.

Tahun 2005 Eko meneruskan pendidikan ke UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, masuk ke Fakultas Syariah. Cukup singkat, program sarjana ia selesaikan hanya selama 3 tahun 7 bulan.

Tidak lama setelag lulus dari UIN Yogyakarta Eko mengikuti seleksi CPNS Kementerian Agama pada September 2009. Penugasan pertama ia ditempatkan sebagai staf KUA di Kecamatan Balai Kab. Sanggau pada 2009-2013. Eko juga pernah ditugaskan di Kec. Entikong, dan Noyan.

“Alhamdulillah sekarang diberi amanah menjalankan tugas sebagai Kepala KUA Kec. Kembayan,” jelasnya.

Tiga tahun setelah mendapat amanah sebagai petugas KUA, Eko membangun keluarga impiannya dengan Yudia Wati, SKM pada tahun 2012. Dua insan bersatu untuk membina keluarga bahagia, belajar hidup mandiri. Kini Eko dan Yudia dikarunikan 2 putra, Muhammad Wafiq Nuruzzaman dan Muhammad Khadziq Ziaulhaq.

Suka duka sebagai ASN Kemenag yang ditempatkan di pelosok daerah ia nikmati setiap harinya. Pernah saat ditugaskan ke Kec. Noyan ia harus berpisah dengan keluarganya. “Kurang lebih dibutuhkan waktu enam jam untuk ke Noyan, saat itu jalanan belum bagus seperti sekarang. Masih belum memadai untuk dilalui.”


Sekarang traktir Tim TQNNEWS gak perlu ribet, sat-set langsung sampe!
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______
Rekomendasi