Keluarga dan Keturunan Abah Sepuh
Abdullah Mubarok (Abah Sepuh) lahir 1836, tekuni TQN, gemar ilmu, berdedikasi tinggi
Tatkala mencapai usia dewasa, Abdullah Mubarok pun memasuki jenjang perkawinan dan rumah tangga dengan membina mawaddah wa rohmah. Sesuai taqdir Ilahi Rabbi, Kiai Mubarok selama hayatnya pernah memilih lima orang wanita sebagai istrinya berturut-turur: Ny. Jubaedah dari Tasikmalaya, Ny. Mulki dari Tasikmalaya, Ny. St. Juhriyyah dari Ciawi, Ny. Enok dari Ciawi, H. Uneh dari Garut.
Baca juga: Abah Sepuh
Pernikahan beliau bersifat monogami, artinya beliau mengambil istri yang kedua dan selanjutnya karena yang pertama atau sebelumnya wafat mendahuluinya. Dari lima orang istrinya itu oleh Allah Swt beliau dikaruniai sepuluh orang anak: Ny. St. Sufiyah (dari istri ke-1), Ny. St. Sukanah. Muh. Malik, H.A. Dahlan. H. Sa’adah, KH.A. Shohibulwafa Tajul Arifin alias Abah Anom, Ny. Wasi’ah, Ny. Didah Rosidah, H. Yuyu Juhriyyah, (dari istri ke-3), KH. Noor Anom Mubarok (dari istri ke-4). Jadi dari istrinya yang ke-2 dan ke-5 tidak ada keturunan.
Dikutip dari tulisan “Abah Sepuh dan Pembentukan TQN Pondok Pesantren Suryalaya oleh: Prof. Dr. H. Achmad Sanusi, SH., MPA. []
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______

