Israel Berkolusi dengan Medsos, Warganet Demo, Facebook Anjlok

Sebagaimana dilansir dari akun twitter resmi Palestinian Ministry of Health – Gaza

Pada Jum’at 7 Mei 2021, tepat ketika pasukan Israel menyerbu Al Aqsa tagar untuk masjid disembunyikan Instagram, dan konten diblokir tepat ketika jamaah di dalam masjid disambut dengan granat setrum dan peluru karet yang melukai 220 orang.

Tidak hanya konten yang dibatasi oleh Instagram, beberapa akun pro Palestina juga mengalami penangguhan di Twitter. Misalnya, akun media sosial organisasi nirlaba 7amleh yang kerap menampilkan konten terkait dengan konflik Israel dan Palestina di Syekh Jarrah.

“Di Instagram, sebagian besar terjadi penghapusan konten. Di Twitter, kebanyakan kasus adalah penangguhan akun,” kata penasihat advokasi di 7amleh, Mona Shtaya sebagaimana dikutip dari katadata.com.

Baca juga: Distraksi Digital dan Pentingnya Tawajjuh

Kelompok hak digital Palestina Sada Social juga mengutuk Twitter karena menutup beberapa akun aktivis. Penutupan akun ini dianggap Sada Social sebagai hukuman bagi aktivis dan kolusi antara administrasi Twitter dan layanan keamanan Israel.

Kolusi Media Sosial dan Israel

Langkah-langkah yang demikian itu membuktikan bahwa ada keterlibatan Israel terlibat dengan perusahaan media sosial dalam mengatur dan menyensor konten dan akun Palestina.


Sekarang traktir Tim TQNNEWS gak perlu ribet, sat-set langsung sampe!
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______
Rekomendasi