Ini Landasan Ilmiah Manaqib

Manaqib itu jamak dari manqabah yang mengandung arti kisah, cerita atau pun riwayat

Al Qur’an secara gamblang juga memerintahkan kita untuk mengikuti jalannya orang-orang shalih, yakni mereka yang kembali pada Allah dengan tobat, taat dan ikhlas.

وَٱتَّبِعۡ سَبِيلَ مَنۡ أَنَابَ إِلَيَّۚ ثُمَّ إِلَيَّ مَرۡجِعُكُمۡ فَأُنَبِّئُكُم بِمَا كُنتُمۡ تَعۡمَلُونَ

dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku. (Luqman: 15)

Melalui manaqib, kita bisa mendapat gambaran serta cuplikan dari kisah dan keteladanan orang-orang shalih. Dan diharapkan bisa mengikuti jalan yang mereka lalui. Karena amat sulit menjadi shalih tanpa bercermin dari orang shalih sebelumnya.

Baca juga: Suluk TQN Pontren Suryalaya

Kita perlu menghidupkan kisah orang-orang shalih sebagai nutrisi yang bergizi bagi jiwa serta banyak pelajaran dari masa lalu yang bisa diambil hikmahnya.

Itu sebabnya, terkait hikmah manaqib, Imam Abu Hanifah berkata:

الحكايات عن العلماء ومحاسنهم أحب إلي من كثير من الفقه لأنها آداب القوم

Menceritakan kebaikan-kebaikan ulama lebih aku cintai daripada belajar fiqih, karena hal yang demikian itu menjadi moral (etika) masyarakat.

Sebagian Masyayikh juga berkata:

الحكايات جند من جنود الله عز وجل يقوي بها قلوب المريدين

Cerita-cerita itu adalah sebagian dari tentara Allah yang memantapkan qalbu para murid.


Sekarang traktir Tim TQNNEWS gak perlu ribet, sat-set langsung sampe!
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______
Rekomendasi