Idul Adha, Tasyriq dan Kurban
Idul Adha dan Idul Fitri adalah penanda dari ketaatan yang telah khatam dan lengkap
Kata “tasyriq” seakar kata dengan “syarq/syuruq” yang artinya “terbit”. Sebab, shalat Id [Adha] hanya bisa dilaksanakan setelah matahari terbit.
Dan, sebab hewan kurban hanya bisa disembelih setelah matahari terbit.
Menurut Ibnu Hajar, semua pendapat tentang asal mula hari Tasyriq tersebut menunjukkan bahwa Idul Adha juga bagian dari Hari Tasyriq.
Pada Hari Tasyriq itulah kurban dilakukan. Dan, pada hari-hari itu pula, seseorang haram berpuasa.
Baca juga: Bolehkah Berkurban Dengan Cara Patungan
Jadi, ada lima hari yang mutlak haram untuk berpuasa: Idul Fitri, Idul Adha, dan tiga hari Tasyriq.
Kurban
“Sesungguhnya Kami telah memberimu (Nabi Muhammad) nikmat yang banyak. Maka, laksanakanlah salat karena Tuhanmu dan berkurbanlah!” (al-Kautsar: 1-2).
Para ahli tafsir memaknai, “shalat” di situ adalah shalat id dan “kurban” adalah kurban dalam Idul Adha.
Sudah mafhum, kurban itu sunah. Dan, hanya bisa dengan unta atau sapi atau kambing. Sapi atau unta bisa untuk tujuh orang, kambing hanya untuk satu orang.
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______

