Hukum dan Fungsi Bertasawuf (1)
Tidak akan masuk surga, orang yang di dalam qalbunya ada sedikit saja kesombongan
QS Al-A’raf: 33; “Katakanlah: ‘Tuhanku hanya mengharamkan perbuatan yang keji, baik yang nampak ataupun yang tersembunyi’.”
QS Al-An’am: 151; “Dan janganlah kamu mendekati perbuatan-perbuatan yang keji, baik yang nampak di antaranya maupun yang tersembunyi.”
Para ahli tafsir mengatakan bahwa perbuatan keji yang tersembunyi maksudnya adalah dendam, riya, iri hati dan kemunafikan.
Keterangan dari al-Quran di atas dijelaskan Nabi dalam sabda-sabdanya. misalnya, hadits-hadits tentang larangan dendam, sombong, ria, dengki dan sifat-sifat tercela lainnya jumlahnya sangat banyak. Begitu juga hadits-hadits yang memerintahkan untuk menghiasi diri dengan akhlak terpuji. Contohnya adalah hadits berikut:
“Tidak akan masuk surga, orang yang di dalam qalbunya ada sedikit saja kesombongan.” (HR. Muslim)
“Iman itu memiliki lebih dari tujuh puluh cabang, yang paling tinggi adalah ucapan Laa ilaaha Illallaah. Yang paling rendah adalah menyingkirkan duri dari jalan. Dan malu adalah bagian dari iman.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Hadits ini menegaskan bahwa kesempurnaan iman hanya bisa diperoleh dengan melengkapi/menyempurnakan bagian-bagian iman tersebut di dalam diri.
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______

