Habis Kontrak Kerja, Akhirnya Teguh Jadi Pengusaha Roti
Di-PHK, menemukan dzikir, lalu membangun usaha roti yang kini menjadi ladang ikhtiar dan dakwah
Januari kemarin Teguh mendapat tawaran menjadi Sous Chef Pastry di hotel bintang 5 di daerah sentul dengan gaji yang tinggi. “Gak saya ambil karena di pikiran saya takut tersita waktu di sana. Jadi susah untuk ziyarah ke Abah,” lanjut ia menceritakan.
Aneka roti yang diproduksi Teguh adalah roti tawar, roti manis isi coklat, keju, srikaya dan susu. Untuk roti manis perbulannya bisa produksi sekitar 13.000 buah/bulan. Sedangkan roti tawar baru mulai diproduksi, rata-rata 300 buah.
Pemasaran dilakukan dengan membentuk armada penjualan. Produk roti bermerek Nindya Bakery dipasarkan di beberapa SPBU daerah Bogor, Citereup, Cibinong dan Cakung. Saat ini juga sedang dikembangkan cake order. Kadang Nindya Bakery juga mendapatkan pesanan untuk pengadaan snack box study tour dan rapat-rapat.
Ayah dari Shafiya Nafhisa Rabbani ini berharap pabrik roti yang didirikan enam bulan lalu bersama temannya di daerah Banjarwaru, Ciawi ini bisa menjadi ladang dakwah bukan hanya ladang pendapatan.
Selamat, semoga hasil maksud. []
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______

