Esensialisme: Lebih Sedikit, Tetapi Lebih Baik
Kurangi kebisingan hidup, fokus pada yang esensial, dan hadir lebih utuh setiap hari
Esensialisme bukanlah tentang bagaimana cara menyelesaikan lebih banyak hal dalam waktu singkat. Ini bukan teknik manajemen waktu yang mengajarkan Anda cara memeras 10 kegiatan ke dalam satu jam. Sebaliknya, esensialisme adalah tentang cara memilih hal yang tepat untuk dikerjakan dan menyingkirkan selebihnya.
“Jika Anda tidak menentukan prioritas dalam hidup Anda, seseorang di luar sana yang akan menentukannya untuk Anda.”
Tiga Pilar Praktis Esensialisme
Bagaimana kita bisa menerapkan mindset ini ke dalam kehidupan sehari-hari yang sudah terlanjur riuh? Ada tiga langkah utama yang dapat menjadi kompas kita:
1. Mengeksplorasi (Explore): Membedakan Kebisingan dan Esensi
Seorang esensialis tidak terburu-buru mengatakan “ya” pada setiap peluang. Mereka meluangkan waktu untuk berpikir, membaca, dan melihat gambaran besar. Sebelum berkomitmen, tanyakan pada diri sendiri: “Apakah ini hal terpenting yang bisa saya lakukan dengan waktu dan energi saya saat ini?” Jika jawabannya bukan “pasti ya”, maka jawabannya adalah “tidak”.
Baca juga: Filsafat Kebahagiaan
2. Mengeliminasi (Eliminate): Keberanian Berkata Tidak
Memotong hal-hal yang tidak penting membutuhkan keberanian sosial. Sering kali kita merasa takut mengecewakan orang lain. Namun, menyetujui sesuatu yang tidak penting hanya akan membuat kita mengecewakan hal-hal yang benar-benar esensial—seperti keluarga, kesehatan, atau karya terbaik kita. Mengeliminasi berarti berani menolak yang baik demi mendapatkan yang terbaik.
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______

