Dua Unsur Utama Membangun Jamaah TQN Yang Solid

Al-Qur’an memuat surat yang khusus tentang keberjamaahan, yaitu surat as-Shaf ayat 4

Menurut Dewan Pengawas Syariah Dompet Dhuafa itu, tanpa keyakinan dan semangat berjamaah, meskipun dikumpulkan dalam bentuk organisasi apapun, tetap saja jamaah tidak akan terbentuk.

Lalu unsur kedua yang dapat membentuk jamaah adalah terpenuhinya kebutuhan material.

“Tidak dapat diingkari, pemenuhan kebutuhan dasar (basic needs), meminjam teori Maslow, yaitu kebutuhan material. Uang, bahasa gampangnya,” sambungnya.

Baca juga: Kiai Wahfi Ajak Aktivis Tarekat Kaji dan Kembangkan Ekonomi Syariah

“Maka upaya membangun jamaah di kalangan ikhwan TQN selain dengan memperkuat aspek idealisme berupa amaliah-amaliah shufiyah juga dengan memperkuat manfaat finansial,” lanjutnya.

Dewan Pembina Laznas DPF itu menegaskan, kalau TQN dapat memberikan manfaat finansial yang kuat maka keberjamaahan akan semakin kuat.

Di sinilah letak pentingnya mengembangkan program-program kegiatan yang dapat memberikan manfaat finansial bagi semua ikhwan TQN.

Namun, Ketua Penasihat LDTQN DKI Jakarta itu, mengingatkan tantangan lainnya, justru di soal uang ini orang cenderung terdorong untuk serakah dan individualistik.

Baca juga: Bulan Maulid Nabi Momentum Kembali Pada Ekonomi Islam

Kendati demikian, hal itu bukan tidak dapat diatur. Pengaturan yang rasional dan proporsional akan dapat mencegah keserakahan individualistik itu, imbuhnya.


Sekarang traktir Tim TQNNEWS gak perlu ribet, sat-set langsung sampe!
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______
Rekomendasi