Cara Dapatkan Mahabbah Abah

“Salah satu syarat untuk bisa ma’rifah kepada Allah adalah harus mahabbah kepada Allah. Tanpa mahabbah, tidak mungkin kita akan sampai,” demikian ucap KH. Arief Ichwanie saat menyampaikan khidmah ilmiah di Masjid Nurul Astor beberapa waktu lalu.

Untuk mahabbah kepada Allah, bukan perkara yang mudah. Mudah diucapkan tapi sulit untuk diaplikasikan. Wakil Talqin Pangersa Abah Anom itu memberikan resep agar bisa mahabbah pada-Nya dan mendapatkan mahabbah Abah.

Pertama, laksanakan perintah Allah.
Dengan melaksanakan perintah-Nya, Allah akan menyayangi hamba-Nya. Demikian juga untuk menjadi kekasih Abah.

“Untuk dikasihi oleh Abah harus menjalankan perintahnya, dzikir jahr, dzikir khafiy, khataman, manaqiban,” imbuhnya.

Baca juga: Kiai Arief Ichwanie Sampaikan Amanah Abah Tahun 1994

Menurut Kiai Arief Ichwanie, dzikirnya tidak sekadar benar caranya, tapi jumlahnya juga betul. Jangan jumlahnya masih kurang. Paling tidak 165 kali atau lebih maka itu lebih baik. Baru akan sampai mahabbahnya kepada guru yang mengajarkan kepada kita.

Yang kedua, melaksanakan sunnah-sunnahnya. Misalnya shalat sunnah rawatib, dan sunnah yang lainnya sebagaimana diajarkan dalam tarekat perlu kita amalkan.

“Baru guru akan menyambut kehadiran kita dengan mengatakan kau adalah murid saya,” jelas Wakil Talqin asal Bandung itu.

Kemudian, jangan dzikir hanya lahirnya saja, dzikir juga hatinya. Dzikir juga harus yang tartil dan fasih. Maka kita akan sampai mahabbah kepada guru, mahabbah kepada Allah dengan cara dzikir yang baik dan benar.

Baca juga: Pandangan Abah Anom Tentang Peran Sosial TQN

Pengertian Ikhlas
الإخلاص سِرٌّ من أسراري أودعته قلب مَنْ أحببت من عبادي، لا يطلع عليه مَلَك فيكتبه، ولا شيطان فيفسده

Ikhlas adalah rahasia dari berbagai rahasia-Ku. Aku menitipkannya kepada hati orang yang Aku cintai dari hamba-hamba-Ku. Malaikat tidak dapat melihatnya sehingga tidak mencatatnya. Demikian juga setan tidak menyadarinya sehingga tidak bisa merusaknya.

Rekomendasi