Bimbingan Syekh Mursyid Sampai Muridnya di Alam Kubur
Pengersa Abah adalah Mursyid yang luar biasa dan kita bangga punya guru seperti beliau
Kia Safrullah berujar, kita wajib bersyukur telah berjumpa dengan seorang Mursyid dan telah mendapat tuntutan dan bimbingan dari beliau. Rasa syukur yang tidak terhingga dan sangat besar ini hendaklah kita wariskan kepada generasi kita.
Kita wariskan kepada anak cucu kita. Mari bawa mereka bersama-sama di dalam kapal Suryalaya. Mari kita bawa anak cucu kita dalam kapal Laa ilaaha illaAllah. Yang saat ini orang sudah mulai banyak yang tidak perduli dengan Laa ilaaha illaAllah, ucap Wakil Talqin yang diangkat pada tahun 2008.
Baca juga: Peran Rasulullah Saw Yang Dilanjutkan Guru Mursyid
Kiai Safrullah teringat pada pertemuan wakil talqin beberapa tahun sebelum wafat Abah. Salah seorang wakil talqin sepuh, yakni pengemban amanah bertanya kepada Abah.
Kata pengemban amanah, “Abah, kenapa Abah jadi seperti ini?”
Abah dalam usia yang belum terlalu lanjut sudah ada di kursi roda. Sedangkan Abah sepuh umur 120, informasinya masih bisa main bola.
“Kenapa Abah jadi seperti ini?” ini mari kita tanamkan para Ikhwan semua. Jawaban Abah singkat tapi padat maknanya.
Kata Abah: “Abah mempertahankan Laa ilaaha illaAllah.”
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______

