Bagaimana Membangun Jiwa Leadership Anak?
Salah satu yang diketengahkan itu ialah bagaimana pesan Luqman kepada anaknya
Berbakti kepada orang tua dan memperlakukan keduanya dengan baik adalah wasiat yang Allah sampaikan kepada manusia. Karena seseorang tidak bisa menjadi pemimpin yang baik, jika tidak hormat, tidak bersyukur dan berbakti kepada orang tua yang banyak berjasa di dalam hidupnya.
Jika dilihat lebih jauh, Al Qur’an juga kerap kali menggandengkan ketauhidan atau hal menyangkut keesaan Allah dengan berbuat ihsan (berbakti) kepada orang tua.
Mengikuti Jalan Sufi
..dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku. Kemudian hanya kepada-Ku tempat kembalimu, maka akan Aku beritahukan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan. (QS. Luqman: 15).
Allah Swt memerintahkan agar mengikuti jalan yang ditempuh oleh orang-orang saleh. Yakni mereka yang kembali, bertaubat dan melakukan ketaatan dengan penuh keikhlasan. Jalan ini ialah jalan yang ditempuh oleh para sufi.
Untuk mengasah jiwa kepemimpinan, anak perlu didekatkan dengan jalan dan lingkungan orang-orang yang saleh. Saleh di sini ialah yang memiliki attitude yang baik, integritas, kecakapan, kebaikan, serta pengalaman yang bisa mendekatkan diri pada Allah Swt.
Karena setiap anak memerlukan role model dalam membentuk diri untuk menjalankan peran kepemimpinannya di masa mendatang.
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______

