Abdul Latif: Berbisnis Adalah Jihad Dalam Bidang Ekonomi

Sudah banyak usaha yang dilakukan namun dirinya tidak kunjung makmur

Kemampuan leadership didapat saat Latif terjun ke dunia network marketing. “Dulu member saya lebih dari enam ratus orang, tersebar tidak hanya di Indonesia namun hingga Taiwan dan Jepang,” pungkasnya.

Jatuh bangun mengembangkan usaha sudah dialami berkali-kali. Rugi dan dibohongi orang juga pernah dirasakannya. Sudah banyak usaha yang dilakukan namun dirinya tidak kunjung makmur.

Akhirnya ia sampai pada titik ingin fokus dalam dakwah. Latif banting setir mengabdikan diri hanya untuk dakwah. “Sudahlah, saya jadi karyawan Allah saja. Justru inilah titik balik motivasi bisnis saya,” ujar ayah dari Lila dan Labib.

Suami dari Laeli Hidayati ini berkeyakinan semua yang terjadi adalah upaya Tuhan menyiapkan dirinya untuk lebih tangguh seiring waktu berjalan.

Latif terinspirasi kisah Imam Hanafi. Pada suatu saat Imam Hanafi ditanya, “Wahai Imam, Anda kan ulama dan sibuk menghafal al-Quran dan Hadits, tetapi mengapa masih berbisnis?”

Imam Hanafi menjawab, “Dengan berbisnis saya bisa membantu banyak orang untuk menghafal Hadits.


Sekarang traktir Tim TQNNEWS gak perlu ribet, sat-set langsung sampe!
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______
Rekomendasi