Abah Anom, Kebajikan yang Timbul Dari Kesucian
Tasawuf TQN wujudkan kebajikan dari kesucian, warisan Abah Anom jadi teladan lintas zaman
Dalam bidang kesehatan, pada tahun 2009 Pangersa Abah mendapatkan penghargaan Piagam Emas “Distinguished Service Awards” dari International Federation of Non-Government Organisations (IFNGO) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). PBB sangat mengapresiasi peran Pangersa Abah dalam penanganan narkotika dan obat terlarang (narkoba).
Berawal dari keprihatinan Mursyid TQN Pontren Suryalaya dengan banyaknya anak muda yang terjerumus narkotika. Keprihatian diwujudkan dengan mendirikan Pondok Inabah untuk merehabilitasi para korban NAPZA. Inabah pertama didirikan pada tahun 1980.
Pangersa Abah juga terlibat dalam pembangunan ekonomi rakyat melalui pertanian. Beliau membangun sistem irigasi, membuat kincir air untuk pembangkit tenaga listrik dan memelopori kerja sama warga dengan Dinas Pertanian Tasikmalaya.
Upaya tersebut meningkatkan produksi pertanian dan menunjang program swasembada pangan yang digagas pemerintah. Gubernur Jawa Barat kala itu, Mashudi menganugerahi piagam penghargaan atas kepeloporannya meningkatkan swasembada pangan, tahun 1961.
Dalam bidang lingkungan hidup Pangersa Abah melakukan penghijauan di Hulu Sungai Citanduy dengan menanam pohon bambu dan tanaman keras lainnya yang sejenis. Presiden Soeharto pada tahun 1980 memberikan penghargaan Kalpataru kepada Pangersa Abah atas upaya peduli lingkungan untuk mencegah erosi.
Pada masa dinamika politik bangsa yang mengkhawatirkan, Abah Anom terlibat dan mendukung pendirian Sekber Golkar pada tahun 1964. Saat itu kekuatan PKI dengan ormasnya semakin menguat dan berpotensi membahayakan NKRI. Pangersa Abah bersama berbagai tokoh lainnya berupaya menjaga keutuhan Pancasila dan UUD 1945. Bahkan beliau terlibat langsung menghadapi berbagai gangguan keamanan yang merongrong NKRI.
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______

