Dari Dahaga Materialistis Menuju Karakter Sufistik

Membentuk manusia berilmu, berakhlak dan memiliki hati yang terhubung dengan Ilahi

Di era modern yang berjalan serba cepat ini, pendidikan sering kali diagungkan sebagai jalan tol menuju kesuksesan. Namun, mari kita sejenak merenungkan: apa makna kesuksesan yang dianut oleh sistem pendidikan kita hari ini?

Sayangnya, sebagian besar dari kita terjebak dalam pendefinisian yang sangat sempit: kesuksesan adalah gelar yang berderet, pekerjaan bergaji tinggi, status sosial yang terpandang, serta tumpukan materi.

Pendidikan modern secara tidak sadar kerap terjebak dalam entitas materialistik. Wajah sekolah dan perguruan tinggi kerap kali menyerupai pabrik—mencetak lulusan seperti komoditas yang siap dilempar ke pasar kerja. Tolok ukur keberhasilan peserta didik direduksi sebatas angka di atas kertas sertifikat atau besarnya angka gaji pertama (first salary).

Pendidikan yang orientasinya terdistorsi ini melahirkan manusia-manusia yang cerdas secara intelektual, namun kering secara spiritual dan miskin empati. Kita menyaksikan begitu banyak sosok cerdas berpendidikan tinggi, namun dengan mudah terjerat krisis moral, ketakutan akan kegagalan finansial, ketaksetiaan, hingga tindakan koruptif. Pendidikan telah berhasil mengasah akal, tetapi lupa menyapa hati.

Ketika Otak Mengalahkan Hati: Krisis Orientasi

Model pendidikan materialistik mendasarkan seluruh prosesnya pada hal-hal yang dapat diukur secara fisik (measurable outcomes). Di bawah nilai-nilai ini, siswa diajarkan untuk saling berkompetisi, menumpuk ilmu demi dominasi, dan mengukur kebahagiaan dari apa yang mereka miliki, bukan siapa mereka menjadi.

“Pendidikan tanpa hati bukanlah pendidikan sama sekali.” — Aristotle

Ketika hati dikesampingkan, ilmu pengetahuan kehilangan kompas moralnya. Keahlian teknologi tanpa karakter berpotensi menjadi alat manipulasi. Kecerdasan finansial tanpa nilai spiritual menjelma menjadi keserakahan tanpa batas.


Sekarang traktir Tim TQNNEWS gak perlu ribet, sat-set langsung sampe!
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______
Rekomendasi