6 Strategi Optimalisasi Wakaf Melalui Media Sosial
Optimalkan wakaf lewat media sosial; storytelling, visual, interaksi, dan kolaborasi
Jika dilihat dari fungsinya, media sosial efektif digunakan untuk edukasi, sosialisasi, membangun interaksi, melakukan kolaborasi, konversi, hingga transparansi.
Selain itu media sosial juga kerap dijadikan branding tools, media informasi, media promosi, hingga sumber inspirasi.
Di lihat dari karakteristiknya melibatkan jaringan, hubungan, keterbukaan, partisipasi, dan perbincangan media sosial mampu menarik perhatian, melakukan analisis, bahkan jadi ajang aktualisasi diri hingga social selling and social commerce.
Lalu bagaimana cara mengoptimalisasi media sosial untuk edukasi wakaf?
Story Telling
Pada dasarnya story telling ialah cerita yang ditulis dengan jujur dan digunakan untuk menyentuh perasaan hingga mempengaruhi orang. Dan akan lebih menarik lagi jika dikemas dengan visual pendukungnya.
Visual Content
Berdasarkan penelitian manusia lebih mudah menyerap informasi dalam bentuk gambar. Konten berbentuk visual punya banyak keunggulan di antaranya; mudah dikenali dan diingat, meningkatkan follower, memicu emosi tertentu, serta meningkatkan interaksi. Mulai dari infografis, motion grafis, video dan animasi.
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______

