Wejangan Pangersa Abah Anom Mengenai Godaan Setan
Pertama, setan tak pandang bulu dalam menggoda dan menggelincirkan manusia
Ketiga, setan menggoda dari dalam dan luar diri. Setan punya kemampuan untuk masuk dalam diri manusia. Hal ini sebagaimana diinformasikan oleh Rasulullah Saw.
Sesungguhnya setan mengalir dalam diri anak cucu Adam sebagaimana mengalirnya darah. (HR. Bukhari)
Karena ia bisa masuk ke dalam diri manusia, setan membisikkan sesuatu yang bisa mengantar manusia berbuat durhaka, membangkitkan angan-angan kosong manusia, serta mendorong kepada hal yang negatif. Setan juga lihai dalam kemampuannya menyesuaikan diri dengan manusia yang dihadapinya. Ia bisa mengemas rayuannya dalam bentuk yang indah, bahka menggambarkan sesuatu yang buruk sebagai sesuatu yang indah dan positif.
Kemudian setan membisikkan (pikiran jahat) kepadanya, dengan berkata, “Wahai Adam! Maukah aku tunjukkan kepadamu pohon keabadian (khuldi) dan kerajaan yang tidak akan binasa?” [Surat Tha-Ha: 120]
Baca juga: Wejangan Abah Anom, Pentingnya Memelihara Karamah
Pangersa Abah Anom menjelaskan lebih lanjut menyangkut godaan setan. Menurutnya, awal yang digoda dari manusia adalah penglihatannya, pendengarannya dan ucapannya. Kemudian masuk ke perasaannya, sampai kemudian menjadi penyakit hati.
Dari sini kita mengetahui bahwa penyakit hati yang menyebabkan manusia sengsara di dunia dan akhirat pada mulanya disebabkan oleh godaan setan yang tidak terbendung. Godaan setan ketika dibiarkan dan tidak diatasi maka akan menyebabkan hati menjadi sakit atau berpenyakit.
Jika hati sakit atau qalbun maridh, maka hidup menjadi gelisah dan tidak tenang, berilmu tapi tidak mengamalkan ilmunya, beramal tapi tidak ikhlas, tidak bersyukur atas rezeki dan nikmat dari Allah, bahkan tidak ridha terhadap karunia dan ketentuan-Nya, serta tidak memetik pelajaran dari apa yang dihadapinya, dan lain sebagainya.
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______

